"Iya sih asuransi penting, tapi saya harus masuk yang mana?"
Mungkin pertanyaan itu pernah terpikirkan oleh kalian yg membaca blog ini.
Nah berikut saya mau membagikan tips2 yang harus diperhatikan saat memilih asuransi:
1. Perusahaan Asuransi
Bagaimanapun juga, perusahaan asuransi lah yang akan membayarkan klaim2 anda. Sudah banyak kasus perusahaan asuransi yang collapse a.k.a bangkrut. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran nasabah. Ada baiknya anda menyelidiki terlebih dahulu mengenai aset perusahaan asuransi yang akan anda pilih. Karena jika asetnya saja sudah banyak, pasti klaim pun dibayar dan menjamin keberlangsungan hidup perusahaan itu sendiri. Banyak perusahaan asuransi yang "terkenal" dalam artian sering anda dengar, namun hal ini tidak menjamin aset yg dimiliki perusahaan tersebut besar. Zaman sekarang sudah banyak sumber2 terpercaya untuk melihat peringkat aset perusahaan, seperti forbes.
2. Produk
Semua produk asuransi memang baik, kalau tidak baik tidak mungkin dong diciptakan hehe.. tapiii tidak semua produk cocok untuk anda. Lalu bagaimana dengan stereotype "semakin tinggi premi yg dibayar akan semakin bagus manfaatnya?" Ternyata tidak tentu! karena tidak semua agent belajar dan tidak semua nasabah mengerti penjelasan agent nya. Saya seringkali menemukan produk2 yang tidak sesuai dengan profil nasabah dan kemampuan bayarnya. Karena itu, kenalilah produk yang penting untuk anda miliki.
Gambar berikut merupakan pedoman untuk memilih produk asuransi. Yang benar adalah yang segitiga finansial kokoh. Asuransi RS/kesehatan merupakan fondasi, karena bill rumah sakit nyata di depan mata dan membutuhkan uang cash, tidak mungkin anda membayar tagihan RS dengan saham atau emas batangan yang anda miliki.
Yang ke 2 adalah asuransi sakit kritis. Ini adalah sejumlah uang cash yang akan dibayarkan perusahaan asuransi jika nasabahnya menderita penyakit kritis, karena ketika sakit kritis maka pekerjaan/income nasabah terancam stop. Tentunya macam2 penyakit kritis yang dimaksud juga harus diperhatikan, sehingga jangan sampai ketika klaim tidak bisa karena tidak termasuk dalam kondisi yang tertera di polis. Penting juga untuk memperhatikan kebijakan survival period dari perusahaan asuransi. Survival period adalah persyaratan lamanya masa bertahan hidup nasabah. Nah soal survival period ini, hanya Allianz yang menerapkan kebijakan no survival period bagi nasabahnya, dan sudah menjadi rahasia umum bahwa klaim sakit kritis di Allianz selalu dibayar sehingga menjadikan produk ini unggulan di Allianz.
3. Agent
Apakah agent anda saudara dan kerabat dekat? Selamat! anda memiliki agent yang setidaknya pasti ada di saat anda membutuhkan mereka. Namun sayangnya, jauh dekatnya hubungan anda dengan sang agent tidak sama dengan bagus tidaknya kualitas agent tersebut. Mengapa? Seperti yang saya katakan di no.2, bahwa tidak semua agent belajar sehingga tidak semua agent benar2 mengerti, jika hanya mengandalkan asas kepercayaan saja, jangan salahkan perusahaan asuransinya jika nanti terjadi sesuatu.
Lantas bagaimana kita menilai kualitas agent tersebut? Dari percakapan anda dengan sang agent, dari penjelasan produk secara detil atau tidak, dan dari keseriusan agent apakah sudah full time dan full heart di asuransi yang digelutinya.
Perhatikan bahwa saya tidak menyebutkan "berapa lama anda sudah menjadi agent?" yang seringkali anda tanyakan kepada agent. Karena lama atau tidak juga tidak menentukan kualitas agent. Sering saya temui di lapangan bahwa agent2 dari perusahaan manapun yang sudah senior belum tentu benar2 paham :)
Demikian tips yang dapat saya sharingkan. Semoga membantu anda dalam lebih jeli memilih asuransi yang tepat untuk perlindungan keluarga anda :)

Comments
Post a Comment